Pengalaman baru dalam hidup berumah tangga sangat bermacam-macam dan berliku-liku. Kejadian ini baru aja terjadi beberapa hari ini, walua sebenarnya bisa dilihat setelah hari pernikahan sih.
Pernikahan sangat jauh berbeda dengan saat kita pacaran. Pada waktu pacaran semua keburukan baik pihak cow atau cew kadang menyembunyikan sifat buruk yang ada. Mereka akan memberikan yang terbaik bagi pasangannya. Hal ini dilakukan agar si pasangannya semakin sayang kepadanya.
Pernikahan itu sendiri merupakan penyatuan jiwa antara dua orang insan yang mempunyai karakteristik yang sangat perbeda. Misalnya dari perbedaan itu adalah si cow memiliki sifat yang keras dan dispilin sedangkan si cew lebih lemah lembut dll. Penyatuan karakter ini bila tidak saling memahami bisa menimbulkan konflik baru yang tidak terjadi seperti pada saat pacaran tentunya.
Sebuah pernikahan ego masing-masing pasangan harus saling diturunkan, bila yang satu marah, maka yang satunya coba untuk mendinginkan hatinya dalam arti ini kita dianjurkan untuk saling mengalah. Jangan sampai gara-gara masalah kecil menjadi masalah yang jauh lebih besar. Bila hal ini terjadi suatu pernikahan ini layakanya neraka, tidak seperti diharapkan saat menikah yaitu mendapatkan suatu yang indah, bahagia, sampai nenek dan kakek tentunya.
Banyak sekali pelajaran hidup yang dapat diperoleh dari pernikahan walau pernikahan yang saya jalanin cuman baru beberapa bulan. Bahwa setiap pasangan itu bisa saling menutipin kelemahan pasangan yang satunya. Sebagai contoh dari saya sendiri dan pasangan saya, saya ini orangnya bisa di katakan kurang didewasa, pasangan saya memiliki pandangan yang jauh dewasa dibandingakan saya meskipun dia wanita yang lebih muda dari pada saya.
Lain halnya dengan pasangan saya dimana dia kadang g tau kondisi bagaimana harus menempatkan dirinya, suatu contoh saat belanja dia kadang tidak sadar menghadapi orang yang belum tentu dikenalnya, seolah-olah semua orang dianggapnya sama dan sudah saling mengenal. Pada kondisi seperti ini saya kadang memberikan kode untuk mengingatkan perilakunya yang salah, jika tidak penilain orang terhadap dirinya bisa jelek (kan pemikiraan orang kan macam2 jugakan bro).
Pemahaman terhadap pasangan masing-masing sangat perlu dilakukan, karena kita hidup untuk selamanya sampai ajal memisahkan. Jika pemahaman terhadap masing2 pasanga dilakukan secara buruk bisa berakibat fatal, misalnya pertengkaran-pertengkaran yang sebenarnya dikarenakan masalah kecil yang saya sebutkan diatas (ego masing-masing pasangan) dan bisa berujung pada percerian klo itu sudah parah tentunya (semoga aja jangan sampai terjadi).
Satu hal yang perlu diperhatikan bagi pasangan yang baru menikah macam saya ini adalah saling menghormati pasangan masing-masing. Menghormati pasangan mulai dari kelebihan dan kekurangan sifat yang dimiliki pasangan itu sendiri. Perilaku ini bisa memberikan rasa nyaman, penghargaan, dan rasa sayang yang diberikan oleh pasangan yang menghormatinya. Hal ini sudah saya praktekan dan memberikan timbal balik yang positif untuk menjaga kualitas hubungan dalam berumah tangga.
Semoga dengan pernikahan ini bisa menjadikan disi saya orang yang jauh lebih dewasa sebelum anak-anak saya lahir nantinya. Semoga tulisan saya ini bermanfaat jika suatu saat diperlukan dalam menghadapi masalah yang pelik di kemudian hari
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment